Pages

Tuesday, 21 April 2020

Hobi Yang Mendarah Daging


Mendarah Daging Dengan Hobi


            Sejak dibangku TK atau SD kita sudah akrab dengan kata yang begitu familiar ini yaitu “hobi”, ketika ditanya oleh guru kita apa hobi kita, berbagai macam jenis hobipun terlontar dari lisan kita ada yang menyebut sepak bola, renang, bulu tangkis, bersepeda, menyanyi, memasak dan berbagai macam jenis hobi lainnya. Sebagian ada yang mengenal hobi tersebut dari edukasi orang tuanya, lingkungan sekitarnya maupun dari buku bacaannya.
            Namun tidak sedikit diantara kita yang mengetahui apa definisi dari “hobi” itu sendiri. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) hobi adalah kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama. Namun pada kenyataannya banyak diantara kita yang malah menjadikan hobinya sebagai aktivitas utamanya bahkan sumber penghasilannya. Kita banyak menyaksikan para atlet baik dikanca nasional maupun internasional yang mereka menjadikan hobinya sebagai aktivitas dan sumber penghasilan utamanya yaitu dengan mengikuti liga-liga perlombaan.
                        Hal demikian terjadi pada salah satu UMKM yang berada didaerah bekasi. Sebelum pembahasan ini jauh mendalam, apa sih UMKM itu? UMKM singkatan dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. UMKM adalah perusahaan kecil yang dimiliki dan dikelola oleh seseorang atau dimiliki oleh sekelompok kecil orang dengan jumlah kekayaan dan pendapatan tertentu sebagaimana yang tercantum pada dalam UU No. 20/2008.
            Kembali ke topik pembahasan yaitu hobi yang dimanfaatkan sebagai peluang bisnis hingga dijadikan usaha mikro. Disudut kota bekasi tepatnya di daerah Pondok Ungu, ada sebuah usaha kecil bergerak dibidang otomotif yaitu “Workshop Airbrush” yang didirikan oleh seorang pemuda gagah yang biasa dipanggil dengan sebutan “Om Oky”. Berawal dari kisahnya yang sudah gemar menggambar sejak dibangku SMP. Namun karena masih jarang sekolah menengah atas kejuruan grafika dikota bekasi, akhirnya ketika lulus dia mengambil sekolah pelayaran. Singkat cerita, setelah lulus sekolah berbagai surat pendukung untuk bekerja dibidang pelayaran sudah ia kantongi, disisi lain ada orang tua yang sudah semakin menua yang tidak bisa ia tinggalkan sehingga ia harus meninggalkan egonya demi berbakti kepada orang tuanya.
            Tahun kelulusannya bersamaan dengan krisis tahun 98 yang kita tahu bersama pada masa itu adalah masa-masa sulit dalam mencari pekerjaan namun ia tidak patah semangat untuk terus mencari pekerjaan hingga akhirnya dia bekerja disebuah perusahaan manufaktur yang berlokasi dibekasi. Hanya merasakan bidang industri selama 2 tahun dia pun menyudahi pekerjaannya diperusahaan tersebut lalu merealisasikan hobinya yaitu menggambar menjadi sebuah mata pencahariannya yaitu menatto. Tidak berjalan lama dia menggeluti bidang tatto akhirnya dia diajak oleh temannya untuk bekerja dibengkel air brush dan disinilah mulai perjalannnya.
 

            Sedikit penjelasan apa yang dilansir dalam wikipedia air brush adalah sebuah teknik seni rupa yang menggunakan tekanan udara untuk menyemprotkan cat atau pewarna pada bidang kerja. Om oky menekuni pekerjaannya diworkshop air brush temannya sejak 2004 hingga 2010. Selama kurang lebih 6 tahun dia menuangkan hobi sekaligus kreativitasnya yaitu menggambar namun pada bidang yang berbeda dari biasanya (kertas, kanvas dan media gambar lainnya). Om oky menggambar pada media berbahan plastik maupun besi yang berada pada komponen otomotif seperti cover body motor, cover mesin, velg, helmet dan lainnya. Banyak tantangan tersendiri saat menggambar pada bidang seperti yang telah tersebut dan tingkat kesulitannya lebih tinggi dari menggambar pada media kertas. Seiring berjalannya waktu, keahliannya dalam meng-air brushpun semakin meningkat hingga pada akhirnya dia memberanikan untuk resign dari workshop air brush milik temannya dan membuka workshop air brush sendiri.
                        Kendala pertama yang dihadapi dalam membuka workshop adalah modal, namun Om Oky memberanikan untuk meminjam uang kepada salah satu anggota keluarganya dan dijanjikan akan dikembalikan dalam kurun waktu 3 bulan. Modal tersebut dipergunakan untuk membeli peralatan dan bahan air brush. Adapun peralatan yang dibutuhkan dalam melukis air brush seperti berikut :
1.      Kompresor Angin
Alat kompresor berguna untuk menyemprotkan angin untuk melukis air brush. Tipe yang dibutuhkan oleh pelukis adalah kompresor dengan kekuatan 1/2 PK atau kompresor portable. Alternatif selain kompresor adalah pompa kaki, lalu disimpan pada silinder gas kosong. Silinder tersebut dipompa dengan pompa kaki, dan dinyalakan ketika dibutuhkan.

2.      Pen
Alat pen adalah alat untuk melukis yang dipakai oleh pelukis air brush. Terdapat tiga jenis pen, yaitu:
·         Single Action (Internal Mix) : Angin dan cat keluar bersamaan ketika dipencet tombolnya. Biasanya dilakukan pada cat yang tidak membutuhkan gradasi. Contohnya keramik.
·         Single Action (External Mix) : Perbedaannya dengan internal mix adalah pencampuran internal mix dilakukan sebelum melewati head. Sedangkan external setelah melewati head.
·         Double Action (Internal Mix) : Sesuai namanya, pen ini mempunyai dua jenis aksi. Ketika ditekan tombolnya maka akan keluar angin. Sedangkan aksi lainnya adalah menarik tombol tersebut untuk mengeluarkan cat. Pen ini memberikan kebebasan lebih kepada peluksi karena bisa mengatur tekanan angin lebih baik.

3.      Cat
Bahan yang akan diisi kepada pen. Airbrush mempunyai jenis – jenis tersendiri dalam membuat lukisan, hasil akhir lukisan akan berbeda sesuai dengan cat yang dibuat. Jenis – jenis cat airbrush antara lain adalah akrilik, tinta, minyak, urethane, air.

4.      Thinner
Alat thinner dipakai bukan untuk menghapus lukisan apabila terjadi kesalahan, melainkan untuk memberikan efek “tipis” kepada lukisan. Thinner juga membantu untuk membersihkan bagian yang kotor setelah melakukan cat.

5.      Fixative
Setelah selesai melukis, fixative dapat digunakan untuk membuat cat menjadi tahan lama, dan tidak berubah-ubah. Fungsinya adalah mengawetkan kualitas dari lukisan yang telah dibuat. Fixative terdiri dari beberapa jenis yaitu Matte, Transparan, dan Glossy.

6.      Stiker / kertas
Cat air brush kerap menyebar dengan sangat tidak beraturan sehingga membutuhkan pembatas untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Penggunaan kertas dan stiker bisa menjadi masking untuk mengontrol arah keluarnya cat tersebut. Gunanya adalah membuat cat menjadi lebih rapi dan beraturan.
            Untuk lokasi workshop air brush Om Oky menggunakan teras dan halaman rumahnya untuk meminimalisasi pengeluaran. Dan tepat dalam kurun waktu 3 bulan  om oky pun berhasil mengembalikan hasil pinjamannya.


            Adapun kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam menjalani bisnis yang satu ini.
a. Kekuatan (Strength)
            Kemampuan menggambar saja tidak cukup tanpa dibekali dengan kreativitas yang tinggi, dengan latar belakang Om Oky yang telah disebutkan diatas (hobi dan pengalaman yang mumpuni) membuat hasil dari air brushnya membuat para konsumennya selalu memberikan feedback positif dan menjadikan workshop air brushnya sebagai tempat langganan untuk merepair paint atau memodivikasi kendaraannya.

            Selain dari kualitas pengecatannya yang baik, Om Oky tidak pernah memasang harga yang tinggi untuk pelanggannya hal ini didukung dari beberapa faktor yaitu, karena tidak ada cost sewa lokasi dan tujuannya untuk membuat pelanggannya bahagia akan karyanya.
b. Kelemahan (Weakness)
            Sampai saat ini Om Oky masih menjalani bisnisnya ini dengan seorang diri, karena mencari karyawan dalam dunia air brush tidak semudah dibidang kuliner dan sejenisnya karena butuh keterampilan yang cukup baik. Pernah beberapa kali mempekerjakan beberapa temannya namun hanya menghabiskan waktu dalam proses training. Sehingga dengan keterbatasan tenaga yang dimiliki tidak mampu menampung banyak orderan. Untuk maksimal dalam 1 bulan Om Oky hanya mampu menangani 5 sampai 6 body kendaraan (motor)
            Karena kendala modal Om Oky merasa kesulitan dalam mengembangkan bisnisnya, sehingga sampai saat ini Om Oky belum memiliki SIUP dan surat izin lainnya yang mana apabila ia mengantongi hal tersebut bisa menjadi nilai tambah dalam usahannya, karena syarat untuk mengurus ganti warna kendaraan bermotor kantor samsat adalah surat keterangan dari bengkel cat yang mana surat ini hanya dapat dikeluarkan oleh bengkel yang sudah mengantongi surat-surat pendukung tersebut.
c. Peluang (Opportunities)
            Masih sedikitnya masyarakat yang menggeluti usaha pada bidang ini sedangkan angka peningkatan dunia otomotif yang signifikan membuat bengkel ini tidak pernah sepi dari pelanggan. Hal ini dijadikan sebagai suatu peluang dalam bisnisnya.
d. Ancaman (Threats) 
            Ancaman ini bukan berasal dari workshop air brush lainnya, karena Om Oky malah merangkul bengkel air brush lainnya karena bisa dijadikan sebagai partner apabila ada job besar seperti pengecatan mobil. Namun ancaman ini berasal dari beberapa tetangga yang mungkin belum memiliki toleransi yang tinggi dalam bermasyarakat.

       Berikut beberapa hasil karya air brush Om Oky






Apabila ada sahabat pembaca yang ingin melakukan reparasi painting terhadap kendaraannya bisa klik ikon whatsapp yang tertera.



Atau apabila ingin melihat hasil karyanya bisa Klik Ikon Instagram di bawah ini:""  
Atau yang ingin berkunjung langsung kelokasi workshop bisa ke alamat Pondok Ungu Permai Blok F24 No. 05



1 comment: